PERAN AKTIF TIM PENGGERAK PKK KECAMATAN DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN BALITA DI KECAMATAN CIKEUSIK TAHUN 2010
Afdi Maulfianti

Abstrak

Permasalahan yang diteliti adalah tentang bagaimanapelaksanaan PKK di Kecamatan Cikeusik, bagaimana peran Tim Penggerak PKK  terhadap peningkatan kesehatan balita di Kecamatan Cikeusik, dan faktor pendukung dan penghambat peningkatan kesehatan balita di Kecamatan Cikeusik. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentangpelaksanaan PKK di Kecamatan Cikeusik, peran Tim Penggerak PKK  terhadap peningkatan kesehatan balita di Kecamatan Cikeusik, dan faktor pendukung dan penghambat peningkatan kesehatan balita di Kecamatan Cikeusik. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan informan menggunakan puposive sampling.Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, dan wawancara. Serta teknikanalisa data menggunakan teknik reduksi data, sajian data, dan penerikan kesimpulan.

Pelaksaan program PKK di Kecamatan Cikeusik. Program PKK pada tahun 2009 telah dilaksanakan dengan sukses. Dalam arti bahwa semua program pokja dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan. Selama ini Tim Penggerak PKK Kecamatan Cikeusik sudah menjalankan tugasnya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan dan keaktifan Tim Penggerak PKK untuk turun ke desa-desa khususnya desa binaan, membina dan memotivasi pengurus PKK desa.Tingkat kesehatan balita pada tahun 2009 di Kecamatan Cikeusik mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2008. Sebagai buktinya adalah angka balita menderita sakit pada tahun 2009 adalah 150 balita. Sedangkan pada tahun 2008 angka balita menderita sakit mencapai 198 balita. Artinya pada tahun 2009 terjadi panurunan angka balita menderita sakit dengan jumlah 48. faktor pendukung dalam keberhasilan pelaksanaan program TP PKK dalam usahanya meningkatkan kesehatan balita di Kecamatan Cikeusik meliputi, semangat yang tinggi dari TP PKK Kecamatan Cikeusik dan pengurus PKK di desa-desa khususnya Pokja IV, dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan instansi-instansi terkait, tingginya kualitas SDM Tim Penggerak Kecamatan khususnya Pokja IV, kepemimpinan ketua TP PKK Kecamatan yang baik.Sedangkan hambatan dari pelaksanaan program peningkatan kesehatan balita meliputi, kondisi geografis Kecamatan Cikeusik yang belum menunjang kelancaran dalam pembinaan ke desa-desa, kurangnya sarana transportasi darat ke desa-desa, masih rendahnya pengetahuan kader dan pengurus   PKK tingkat desa dalam memahami rencana kerja, masih minimnya pendanaan.

 

Kata kunci: PKK, Peran, Kesehatan Balita.




© 2014 copyright | Design & Programming by ICT UNMA BANTEN